Siapa sih sobat muda yang tidak suka dibilang keren, gaul, beken, tidak ketinggalan jaman? Pasti diantara Anda sebagai kaum muda.
Namun jangan salah, gaya hidup (life style) yang serba gaul dan modern tidak selalu identik dengan hedonisme sesaat termasuk mengkonsumsi narkoba maupun obat-obatan terlarang. Apalagi perang terhadap narkoba sering didengungkan, mengingat korban semakin hari semakin bertambah. Hal ini disebabkan berbagai faktor, salah satunya adalah kurangnya pemahaman tentang bahaya memakai narkoba dan obat-obatan terlarang sejenisnya. Karena sobat muda dalam masa transisi selalu mudah terpengaruh dengan ajakan, bujukan, kenikmatan yang dijanjikan adalah kepalsuan belaka yang bisa menghancurkan cita-cita sobat muda sebagai generasi penerus bangsa.
Pilihan gaya hidup tergantung dengan karakter masing-masing individu mulai dari yang tampil sederhana apa adanya sampai yang tidak wajar dan mengada-ada bahkan sampai terjerumus untuk mengkonsumsi narkoba. Wah, inilah yang membahayakan sebab narkoba dan obat-obatan terlarang sejenisnya bisa menyebabkan ketergantungan yang tidak sekedar kebutuhan sesaat. Kondisi ketergantungan tidak bisa ditawar lagi sebab dalam keadaan sakaw benar-benar seorang pecandu bisa berupaya keras untuk memenuhi ketergantungannya bahkan berbagai cara ditempuh untuk memperoleh uang agar bisa membeli narkoba meskipun harus jadi pengedar sekaligus meraup keuntungan dari bisnis terlarang dengan berjualan obat-obatan terlarang.Dalam kurun waktu 1-3 tahun perubahan drastis dalam diri dan lingkungannya tanpa disadari bahwa gaya hidup yang dipilih adalah salah dan terlarang baik menurut agama juga melanggar hukum. Penyesalan selalu datang terlambat ketika kondisi fisiknya menurun drastis juga kemungkinan bisa terjangkit AIDS akibat kemungkinan memakai jarum suntik rame-rame dengan teman pecandu narkoba. Lebih dari itu, over dosis bisa fatal akibatnya yakni kematian. Barulah seorang pecandu berat menyadari bahwa semua yang tersugesti dalam narkoba dan obat-obatan terlarang hanyalah palsu belaka.
Selayaknya memilih gaya hidup keren, beken, dan tampil gaul bukan berarti salah arah tetapi justru memahami modernisasi dan globalisasi dengan tanggap teknologi dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang dimiliki. Hati-hati dalam berteman, tidak gampang mempercayai teman sebaya yang begitu lembut ajakannya semanis gula bicaranya. Keterlibatan diri dalam lingkungan pergaulan yang salah bisa menjerumuskan sobat muda ke dalam lembah kesengsaraan dengan kondisi fisik yang rusak, terpuruk dalam terrali besi bahkan sewaktu-waktu nyawapun terrenggut tanpa terkira. Berpikirlah masa depan ada dalam genggaman tangan dan berkomitmen dalam diri untuk meraih prestasi dalam kehidupan yang lebih mapan dan menantang.